Profil Hansamu Yama, Bek Tangguh Asal Indonesia

Inilah profil Hansamu Yama yang merupakan seorang bek tangguh yang dimiliki oleh indonesia. Hansamu Yama  seorang pemain yang memiliki karakter bertahan yang kuat sehingga membuat kesulitan tim lawan. Pemain ini popular lewat kiprahnya bersama Timnas U19  yang mana saat itu di asuh oleh Indra Sjafri.

Hansamu mampu membuktikan bahwa kerja keras dan usaha yang dilakukan membuat namanya dikenal luas sekarang ini. Pencapaian yang didapatkannya saat ini tentu membutuhkan proses dan usaha yang maksimal. Berikut ini perjalanan seorang Hansamu Yama dalam meraih mimpinya untuk menjadi pesepak bola profesional.

Perjalanan Karir Seorang Hansamu Yama

Hansamu Yama Pranata merupakan pemain muda sepak bola yang lahir 16  januari 1995 di Mojokerto. Hansamu atau yang bisa juga dipanggil Pranata merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Sejak kecil Pranata memiliki keinginan untuk menjadi seorang pemain sepak bola professional yang handal. Keinginannya tersebut langsung didukung penuh oleh orang tuanya.

Pada tahun 2010, Pranata bergabung dengan SSB Mojokerto dan mengembangkan kemampuannya disana. Di tahun 2012 pada saat Pranata masih sekolah SMA, Pranata memutuskan untuk bergabung dengan klub Deportivo Indonesia yang pelatihannya saat itu berada di Uruguay.

Disana Pranata belajar dalam mengolah kemampuannya menguasai kulit bundar, tidak sia-sia hasil kerja keras dari Pranata. Pada tahun 2013 Indra Sjafri tertarik dengan kemampuan dan skill yang dimiliki oleh Pranata dan memboyongnya untuk bergabung dengan skuad Timnas U19.

Di tahun yang sama Pranata melakukan debut  pertamanya  saat pertandingan Indonesia melawan Filipina, Pranata tampil sebagai bek tengah. Usaha Pranata dalam menjaga benteng pertahanan ternyata tidak sia-sia Indonesia berhasil mencatatkan kemenangan dengan skor 2-0 terhadap Filipina. Kemenangan tersebut merupakan modal utama bagi Pranata dalam menghadapi kejuaraan AFF 2013 kala itu.

Pada pagelaran piala AFF, Pranata menjadi wakil kapten tim. Piala AFF 2013 merupakan kejuaraan bersejarah bagi Indonesia yang  mana pada saat itu Timnas berhasil meraih gelar juara untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Setelah piala AFF, Pranata bergabung dengan klub yang bermakas di Kalimantan Selatan yakni Barito Putera.

Namun, Pranata sempat dipinjamkan ke Bali United. Seiring dengan penampilannya yang impresif akhirnya Barito Putera kembali membawa Pranata untuk bergabung bersama klub tersebut. Saat ini Pranata berkarir bersama dengan klub asal Jawa Timur yaitu Persebaya Surabaya. 

Prestasi Seorang Hansamu Yama 

Pada profil Hansamu Yama kali ini membahas tentang prestasi yang pernah dicapainya selama berkarir di sepak bola. Pemain berpostur jangkung ini pernah membawa Timnas U19 juara piala AFF pada 2013 silam. Pada kualifikasi kejuaraan AFC U19, Pranata berhasil membawa Timnas Indonesia masuk 16 besar.

Di tahun 2016 Pranata juga berhasil membawa Indonesia meraih runner up piala AFF. Pada pertandingan Indonesia melawan Vietnam di semi final piala AFF, Pranata tampil bak pahlawan dengan berhasil mencetak satu gol. Dengan hasil tersebut, Indonesia berhasil lolos ke partai final piala AFF. Namun, di final Indonesia gagal meraih juara setelah kalah dengan Thailand.

Di level klub, Pranata merupakan bek tangguh yang membuat striker-striker lawan kesulitan melewatinnya. Selama bermain sepak bola Pranata tidak pernah mendapat kartu merah. Hal ini mungkin yang sulit untuk dilakukan oleh pemain lain. Pranata juga konsisten dalam setiap penampilannya sehingga banyak klub yang mencoba merekrutnya untuk bermain. Memiliki gaya bermain yang cantik membuat perbedaan tersendiri bagi seorang Pranata.

Itulah profil Hansamu yama yang dikenal sebagai pemain yang keras dalam menjaga benteng pertahanan. Mempunyai postur yang tinggi menjadi keuntungan tersendiri bagi Pranata untuk dapat mencetak gol lewat bola mati. Terbukti beberapa kali Pranata mencetak gol pada kondisi ini di beberapa pertandingan yang dimainkannya. Lewat kerja keras dan latihan terus menerus ternyata membuahkan hasil, Pranata sering kali dipanggil Timnas Indonesia untuk bermain. 

About the Author: Sakura Kireina